INDUSTRI
Minyak & Gas Bumi
Minyak dan gas merupakan tulang punggung perekonomian global. Perkembangan sektor ini perlu diimbangi oleh kemajuan industri pendukung, seperti industri kimia. Sebagai salah satu penggerak industri bahan kimia khusus, Zekindo berkomitmen untuk terus menghadirkan produk dan teknologi berkelanjutan, terutama untuk mendukung sektor hulu.
Bahan Kimia Eksplorasi
Dalam sektor minyak dan gas hulu, berbagai permasalahan dapat muncul selama proses pengeboran, seperti formation loss dan kehilangan lumpur berlebih. Bahan kimia yang kami kembangkan dirancang khusus untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut secara efektif.
Lihat Katalog
Drilling & Well Construction
Drilling Fluids Additives
Emulsifier
Rheology Modifier
Shale Inhibitor (polyamine-based variants available)
Cementing Chemicals
Chemicals Stimulation & Well Productivity
Fracturing Chemicals
Biocide
Biolubricant
Foamer
Defoamer
Bahan Kimia Produksi
Dalam operasi produksi minyak dan gas, bahan kimia memegang peranan penting dalam menjaga integritas sumur, mengoptimalkan kelancaran aliran, serta memaksimalkan perolehan hidrokarbon. Produk bahan kimia produksi kami dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan seperti korosi, pembentukan kerak (scale), emulsi, endapan parafin, dan pertumbuhan mikroba. Kami menyediakan berbagai solusi komprehensif untuk meningkatkan keandalan operasional, melindungi aset, serta meningkatkan efisiensi produksi secara keseluruhan dari kepala sumur hingga fasilitas pemrosesan.
Lihat Katalog
Flow Assurance
Pour Point Depressant (PPD)
Viscosity Reducer
Drag Reducer
Hydrate Inhibitor
Biolubricant
Asset Integrity
Corrosion Inhibitor
Scale Inhibitor
Biocide
H₂S Scavenger
Phase Separation
Demulsifier
Deoiler
Defoamer
Enhanced Oil Recovery (EOR)
EOR Chemicals
Biosurfactant
Bahan Kimia Kilang
Penggunaan bahan kimia pada proses hilir industri minyak dan gas bertujuan meningkatkan efisiensi pemisahan fisika dan kimia, konversi, serta pengolahan minyak menjadi produk jadi. Kami menyediakan beragam produk untuk mengatasi masalah yang menurunkan efisiensi proses, seperti pembentukan busa dan fouling.